Pasar 16 Ilir

Pasar 16 Ilir 1917 1280 Traditional Shopping Indonesia

Menelusuri Pasar 16 Ilir yang Bersejarah di Palembang

Halo Travelers, terdapat sebuah pasar terbesar dan teramai di Palembang yang tidak pernah sepi pengunjung. Pasar ini merupakan pasar lama di Kota Palembang yang memiliki sejarah menarik. Sehingga pada kesempatan kali ini akan membahas mengenai Pasar 16 Ilir.


Pasar 16 Ilir

Kawasan Fisik sekitar Pasar

Pasar 16 Ilir berlokasi di tengah kota dengan menyajikan pemandangan Sungai Musi serta Jembatan Ampera yang merupakan icon Kota Palembang. Terdapat kapal dan perahu berlalu lalang dengan pemandangan yang indah sekaligus menggambarkan banyaknya pembeli dan wisatawan dari berbagai daerah.

Luas pasar ini per lantai adalah 800m2. Di pasar ini terdapat 6 lantai, tetapi hanya 5 lantai yang dioperasikan dengan alasan untuk efisiensi. Pembagian zonasi pasar ini diantaranya basement terdapat toko perhiasan, garmen, dan sepatu. Di lantai 1 terdapat aneka jenis pakaian dan kain khas Palembang seperti songket dan jumputan serta terdapat aksesoris dan handicraft khas Palembang. Naik ke lantai 2 dan 3 menjual aneka aksesoris dan tas. Terakhir di lantai 4 menjual garmen, pakaian second, dan kantor pengelola.

Kawasan Sekitar Pasar 16 Ilir

Sekilas Mengenai Pasar 16 Ilir

Pasar 16 Ilir berada pada pusat kota dikelilingi oleh tempat yang menarik membuat tempat ini memiliki legibilitas yang tinggi dan beberapa pengunjung mengaku bahwa untuk mengakses keberadaan pasar ini mudah. Meskipun pasar ini dikenal dengan mudah dalam kawasan namun tidak dengan bangunan, pengunjung mengakui kesulitan dalam menemukan bangunan karena banyaknya pedagang kaki lima yang menutupi bangunan sehingga seringkali membuat pengunjung kebingungan.

Pemandangan Pasar 16 Ilir Dari Jauh

Histori dari Pasar 16 Ilir

Tentunya pasar ini memiliki nilai sejarah yang menarik sejak kesultanan Palembang pada tahun 1552-1821. Pada zaman dahulu, pasar ini merupakan tempat pemukiman pribumi di Sungai Musi serta anak sungai seperti Sungai Rendang, Sungai Tengkuruk, dan anak sungai lainnya.

Pada tahun 1900, pasar ini sudah mulai aktivitas kegiatan perdagangan namun masih berupa pasar dengan pedagang hamparan. Lalu pada tahun 1918, los-los pasar baru dibangun dan kemudian menjadi bangunan dua lantai pada tahun 1939. Hingga saat ini, bangunan lama Pasar 16 Ilir masih ada dan jika dilestarikan maka akan menjadi daya tarik pengunjung di kawasan tersebut. Sementara bangunan asli Pasar 16 Ilir terbakar pada tahun 1993, menghanguskan sebagian bangunan yang sudah tidak bisa dipertahankan lagi.

Pada tahun 1996 dilakukan pembangunan kembali dengan gaya arsitektur yang berbeda hingga pada tahun 1997 bangunan tersebut selesai. Pembangunan ini dilakukan menggunakan perjanjian BOT dengan PT. Prabu Makmur pada tahun 1996. Lalu pada tahun 2014, BOT diganti dengan PT Gandha Tahta Prima hingga sekarang.

Interaksi antara Pedagang & Pengunjung

Selain sejarah dari pasar ini daya tarik lainnya untuk pengunjung datang ke Pasar 16 Ilir adalah karena karakter pedagang dengan pengunjung ramah dan pelayanannya yang cukup bagus. Pedagang tidak pernah memaksakan dagangannya untuk harus dibeli oleh pengunjung, melainkan pengunjung menawar dengan harga sewajarnya. Dalam keseharian mereka, pedagang di area pasar menggunakan Bahasa Palembang saat melakukan kegiatan berdagang.

Untuk menciptakan pengalaman berbelanja yang menarik kepada pengunjung. Manajemen pengelola pasar menciptakan upaya diantaranya adalah menjamin rasa aman pengunjung dengan menyediakan tenaga keamanan dan tenaga kebersihan secara rutin. Selain itu, selama pandemi pengelolaan pasar mengikuti arahan dari satgas COVID dengan beberapa upaya yang dilakukan, antara lain sosialisasi 3M, membagikan masker gratis, dan menyediakan tempat cuci tangan, dll.

Pedagang Kain di Pasar 16 Ilir


Kamu bisa menemukan berbagai kisah unik hingga spot foto cantik. 


Nah, apakah kamu tertarik untuk berwisata dan belanja di Pasar 16 Ilir?

* Pengambilan data dan dokumentasi riset ini dilakukan pada tahun 2022.
* Foto oleh Hilda Yunita Wono

Preferensi Privasi
Saat Anda mengunjungi situs web kami, situs tersebut dapat menyimpan informasi melalui browser Anda dari layanan tertentu, biasanya dalam bentuk cookie. Di sini Anda dapat mengubah preferensi Privasi Anda. Perlu dicatat bahwa memblokir beberapa jenis cookie dapat memengaruhi pengalaman Anda di situs web kami dan layanan yang dapat kami tawarkan.
Untuk alasan kinerja dan keamanan, kami menggunakan Cloudflare
required

Klik untuk mengaktifkan/menonaktifkan konten khusus/custom.

Klik untuk mengaktifkan/menonaktifkan kode pelacakan Google Analytics.

Klik untuk mengaktifkan/menonaktifkan Google Font.

Klik untuk mengaktifkan/menonaktifkan Google Maps.

Klik untuk mengaktifkan/menonaktifkan penyematan video.
Situs web kami menggunakan cookie, terutama dari layanan pihak ketiga. Tentukan Preferensi Privasi Anda dan/atau setujui penggunaan cookie kami.